The Place Tainan Mengintegrasi Budaya Imigran Baru Ciptakan Masakan Baru, Museum Nasional Sejarah Tainan Buka Seminar Perkenalkan Budaya Makanan Fucheng

0
48

Sabtu lalu(23 September) bertepatan dengan masuknya musim gugur, Museum Nasional Sejarah Taiwan bersama The Place Tainan menyelenggarakan kegiatan mencicipi masakan baru dan seminar “Pengalaman perjalanan kuliner-sejarah evolusi snack”; snack baru musim gugur yang diperkenalkan oleh koki Wei Shao-pu” sup ayam kunyit yang terinspirasi dari imigran baru, menggambarkan keragaman budaya lokal.

Koki Wei Shao-pu mengatakan, adat istiadat masyarakat menciptakan budaya makanan, budaya makanan Tainan sendiri unik dan khas. Misal, seperti masakan baru kali ini merupakan kaki bebek yang direbus, ini terinspirasi dari hidangan terkenal bebel casserole Fucheng, Tainan, sementara itu sup ayam kunyit berasal dari seorang imigran baru Vietnam yang menikah ke Tainan, pada zaman dulu Vietnam pernah dijajah oleh Perancis, sup ini terdapat unsur-unsur Perancis, ditambah dengan perpaduan bahan masak Tainan pada musim gugur dan masakan Vietnam, benar-benar menarik.

Direktur Museum Nasional Sejarah Tainan Wang Chang-hua mengatakan kegiatan “Sangat enak:pameran budaya makanan Taiwan” sangat disenangi oleh masyarakat, melalui penjelasan dari koki Wei menyadari, masakan baru kali ini terinspirasi dari wanita imigran baru Vietnam, sementara itu saat ini Museum Sejarah Taiwan sedang mengadakan pameran khusus “Tamu Baru Taiwan: imigrn baru Asia Tenggara di Taiwan”, juga ada menyebut imigran baru Hakka asal Indonesia, yang menggunakan makanan untuk mempertahankan pengakuan terhadap tanah air. Museum ataupun masakan bisa dijadikan media pertukaran budaya, semoga di masa depan kedua belah pihak bisa menciptakan cara kerjasama yang lebih menarik.

發表回應

我有話要說